31.536.000 Detik
Life 1 Comment »Tiada terasa usia-ku udah bertambah 31.536.000 detik ( = 365 hari x 24 jam x 60 menit x 60 detik ).
Selama 31.536.000 detik itu, entah sudah berapa banyak hal yang kualami, suka, duka, sedih, nangis, ketawa, marah, kecewa, senang, gembira, kegagalan2, kesuksesan2, forgetable and unforgetable things …
Walau banyak hal menarik dan menggembirakan yang kualami dalam 1 tahun ini, tetapi tetap saja otak tidak bisa melupakan kenangan / pengalaman2 pahit.
.
Pahitnya kehidupan mungkin suatu keharusan yang harus dirasakan oleh makhluk berjenis manusia.
Saya teringat akan renungan yang pernah kubaca :
.
… Dengan bijak, Pak Tua itu menepuk-nepuk punggung si anak muda, "Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam garam, tak lebih dan tak kurang. Jumlah dan rasa pahit itu adalah sama, dan memang akan tetap sama."
"Tapi, kepahitan yang kita rasakan, akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu, akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi, saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu."
Pak Tua itu lalu kembali memberikan nasehat. "Hatimu, adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu, adalah tempat kamu menampung segalanya. Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas, buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan."
.
Ya! Musti berlapang dada.
Masih banyak hal yang bisa di-syukuri.
Masih banyak yang dapat dikerjakan.
Dan masih ada waktu & kesempatan …
.
Oleh karena itu, aku mau menjalani hidup ini dengan kepala tetap terus ditegakkan, memberikan senyum kepada tiap kepahitan yang ditemui, memberi makna dalam kehidupan ini.
Satu hal yang sangat ku-syukuri adalah aku punya temen-temen yang memberiku support dan temen2 yang selalu mengingatkanku bahwa Tuhan Jesus loves me. Thank you for being my friends.
.
Thank you GOD for every good things and bad things that happen to me;
Thank you GOD for all that I have received from You and most of all, that I know I am never alone, for You are always here beside me.
.
best regards,
-soeki-
Koleksi Artikel Menarik http://www.gsn-soeki.com/wouw/